dadiwongenomblikenasobud

Mengenal Lebih Dekat dengan si-Rajaiblis

In Kajian Kitab on 6 May 2007 at 4:44 am

Semenjak berkenalan dengan rajaiblis di wp ini, aku jadi tertarik mengenal lebih jauh pribadinya. Salah satunya adalah postingan ini.  Ternyata dalam ayat-ayat Al Qur’an  tentang iblis, salah satu ciri  yang sering kita lupa adalah bahwa Iblis itu makhluk yang sangat beriman kepada Allah swt. Ia bersama para malaikat sebelum manusia diciptakan sudah bersanding di surga. Mereka beribadah, Iblispun juga. Kemudian ternyata bahwa iblis dicap kafir adalah hanya karena kesalahan yang satu  ini: Sombong, ia tidak mau mengikuti perintah Allah swt untuk bersujud (menghormat) kepada Adam as. dan akhirnya dicap kafir.  Jika Iblis dicap kafir karena kesalahan satu saja, maka bagaimana dengan kesalahan manusia yang bertumpuk: baik salah secara horizontal maupun vertikal? baik salah prosedural maupun salah struktural, kesalahan aktual maupun faktual, kesalahan universal dan kesalahan individual?

Melihat dari sisi kesalahan, jelas manusia lebih banyak kesalahannya daripada Iblis dan anak keturunannya: syten-syetan yang telah menggurita di segala aspek kehidupan dan telah mengurai dalam segala rupa bentuk kebudayaan. Kini setan tidak lagi berwujud makhluk halus seperti di sinetron, melainkan sudah berupa dan bersuara juga bisa dinikmati dengan tingkat syahwat yang bekelas-kelas. Sampai kiamat, mereka akan terus mewujud dalam berbagai versinya sekan tidak mau ketinggalan dengan logo Intel Inside, syetanpun meniru dengan terus-menerus mengupgradekan dirinya di hati dan jiwa tiap-tiap seseorang dengan Satan Inside. Jika semakin beriman orang itu, maka prosesor insidenya lebih canggih. Namun pada yang tipis imannya, ia akan ditinggalkan sebab ia sendiri sudah menjadi prosesor untuk menggoda teman-teman yang lainya.

Mengapa hal ini dibiarkan oleh Tuhan? ya jelas karena tugas iblis dan syetan secara profesional hanyalah satu: menggoda manusia hingga menjadi temannya.  Tugas ini memang diizinkan olahNya. Tapi jelas sih, kalau Allah itu memberi jaminan dalam ayatnya yaitu tidak akan ada kehawatiran bagi yang mengikuti jalannya, sebaliknya akan dicap sebagai yang sesat (kafir).

Masalah menggoda, terlihat profesionalitas syetan. Misalnya kepada orang-orang alim syetan akan menggoda dengan tingkat godaan yang lebih canggih berbeda dengan kepada orang yang biasa-biasa saja. Bahkan jika sudah menjadi syetan, maka ia sudah menjadi zombie untuk menulari kepada kerabatnya. Ada sebuah ungkapan menarik:

Syetan lebih takut kepada orang alim meski tidur, dibandingkan dengan shalatnya orang-orang bodoh

Konon alasanya adalah jika orang yang “tak berilmu”  melakukan suatu ibadah, kemudian tiba-tiba iblis datang mengaku dirinya tuhan, misalnya berkata: “hai kamu, sudahlah engkau tidak perlu lagi beribadah, hentikan saja! sebab aku telah kabulkan semua keinginanmu.” Maka penampakan ini dianggap olehnya sebagai kebenaran. Lalu senanglah ia dan berhentilan ibadahnya. Sebaliknya, bagi orang yang berilmu tidak demikian adanya. Sebab katanya, bagaimana mungkin Tuhan memberikan spesial buatku, sebab Nabi saja tak pernah berhenti berbuat baik (ibadah dll) masak saya di suruh berhenti, apa istimewanya aku.

Karena itu ternyata bahwa melawan suatu sifat kesombongan salah satunya dengan ilmu (bukan ngelmu).  Karena itu saya berharap kepada Anda semoga ilmu kalian bisa menetes kemari dan seingga bisa bermanfaat buat saya yang masih sering kaku dan wagu membedakan sifat Iblis dan manusia. Dengan demikian antara saya dengan iblis agar menyadari masing-masing profesinya.. dia penggoda, kita penggede amal….. Wallahu a’lam.

  1. Jadi sebenernya sombong yang jadi sebab utamanya ya? Makanya, manusia-manusia sombong itulah yang menyerupai mahluk yang diberinama iblis…

    Maaf klo salah ya…

    ——-
    Insya ALlah kesimpulan itu benar: sombong.. sebab sifat ini hanya milik Allah [Al Mutakabbir] selain Allah tidak boleh. Lihat saja Iblis berani takabbur diusir… lah kita? tanya kenafa…??

  2. wah maaf kalo nda nyambung…salam kenal nan hangat aja yaaa….

    ———–
    ah mbak Tia nih pura2ne ra nyambung… aduh hangat sekali menyambut perkenalan yang penuh kehangatan ini

  3. salam kenal juga mas.. emang seh, sombong itu hanya ‘pakaian’ Allah aja, selain-Nya ga boleh ada yg pake..🙂
    ———

    betul mas… kadang sudah sering diingetkan begini masih saja banyakan lupa daripada ingatnya

  4. btw, bole saya link bloGnya ga mas?

    ——-

    monggo sakersae panjenengan mas inos.. kulo inggih izin supadose web sampean nangkring

  5. kalo yang teriak2 mengatakan ‘membela’ Allah itu masuk kategori sombong gak pak? logika saya, yg patut dibela itu yang lemah, lha Allah maha segala2nya….bingung😛

    —————-
    jawabannya sudah ada pada logika Anda… mirip ama (ABS) ya… padahal yang perlu disenangkan yang tengah tidak senang

  6. Saya sering juga bertanya2 apa yg menyebabkan manusia melakukan dosa…apakah benar karena godaan anak buah iblis…atau justru dirinya sendirilah (nafsu) yg menjadi setan sesungguhnya?
    Contoh nyata di saat bulan Romadhon…
    Bukankah di bulan Romadhon para setan dikerangkeng, tetapi kenapa tetap saja banyak kejahatan dan dosa di muka bumi ini?
    BTW…

    Sebab alasanya karena orang yang bodoh beribadah ketika ada iblis mengaku Tuhan otomatis ia akan mempercayai

    Lagi…lagi pesan penutupnya MANTAP😀
    —————-
    lagi2 pertanyaan diri (renunganmu) dan alasan sampean tak kalah MANTAP🙂

  7. Yup, sifat sombong bisa merontokkan keimanan seseorang karena otomatis dia menganggap dirinya seperti tuhan.

    Tidak salah jika seorang yang sombong tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium wanginya syurga.

    Semoga kita terhindar sari sifat ini…

    ——-
    Amin [unlimit] moga2 kita terhidar sejauh mungkin…

  8. APA ARTINYA IBLIS………………?
    KALAU DI SEKELILING KITA BANYAK YANG BERSIFAT IBLIS
    APAPUN BENTUKNYA YANG BERSIFAT IBLIS BERARTI LAKNATULLOH
    KANG KURTUBI DAN SAYA KADANG-KADANG “MENGAGUMI” SIFAT IBLIS
    NAUDZUBILLAH MIN DALIKA………..

    ———-
    Benar, sulit masa iblis menafsirkan sendiri?
    Iya naudzubillah moga2 jangan sampai mengikuti sifatnya..
    maksudnya menyombongkan diri merupakan pengaguman terhadap Iblis yaa.. hmm betul mudah2 kita tersadarkan dari ini…

  9. postingannya bagus, ya bener banget, iblis dan syetan ada di dekat kita, semoga kita selalu berada dalam lindunganNya

    ——————-
    terima kasih, setidaknya sang raja iblis hadir di wp ini dia mengingatkan kita, cuma beda bahasa saja

  10. Iblis udah `ga ada. (kecuali rajaiblis di wp)
    semua iblisnya sudah menyatu dan menjadi manusia2 yg sesungguhnya.
    makanya, manusia itu harus bla bla bla…. 🙂
    salam kenal.

    ————–
    iyaa iyaa dengan kencengnya aku teriak… aku ngerti2 maksudnya ………. makasih [salam kenal juga]

  11. IBLIS : Ingat!! Bangsaku seLalu Ingatkan keSesatan

    hehe😛 *mode ngawur : on*

  12. Mungkin bukan sekedar “kesombongan” tapi karena ia lebih “beriman” dan “taat” kepada Allah dan menjadi sombong lah yang menjadi sebab. Jadi kalau ada mahluk manusia yang menganggap dirinya taat serta beriman kepada Allah namun sombong, yah sama dengan Setan. 😉

    —————–
    hmm ternyata syetan itu bisa berwujud kita juga ya, jika sombong… aduuh hampir aku jadi narsis seolah2 tak pernah sombong… tapi ketika jd syetan (saat bersombong) kok biasa2 aja… jangan2 karena biasa2 aja, maka jadi setan itu mudah ya mas….

  13. Klo orang yang merasa dirirnya paling beriman dan sedikit2 mengkafirkan orang lain serta menbid’ahkah itu sombing ga pak santri? Mudah2an kita semua di jauhi dari sikpa sombong ini, toh kita cuman ciptaan apa sih yg mau di sombongkan mbok ngaca.

    ————–
    bu dokter, aku coba ngaca pada wajahmu yang bening, duuuh terasa aku ini seolah2 benar narsisus…

  14. sombong melangkah di istana yang megah
    seakan meludah diatas tubuh yang resah
    ribuan jerit di depan hidungmu
    namun yang kutahu tak terasa mengganggu
    halah apa pula ini yang kuketikan malah lagu iwan fals hehehhe

    ————–
    heeei lagu bang iwan waaah aku suka sekali… makasih buru2 kuputar kasetku … yaa kasetku kusutt… tapi kan ada mp3 ok deeeh tq kanggu(ruku)

  15. Saya sering heran loh pak. Mengapa orang harus sombong. Karena hidup itu sementara. Sebentar banget. Jadi .. saya justru kasihan dengan orang2 sombong. Karena dia tidak sadar, bahwa dengan sombong dia tidak dapat apa2 nantinya. Semoga kita selalu dijauhkan dari sifat sombong. Amien.

    ——————
    iyaa, benar mas, aku baca kematian pamanmu yang kau cintai berumur 70 th. aku turut berduka. Amiinn mas.. aduhh tiba2 saja mendung itu pekat dan tiba2 pekatanya jadi deras hujan…

  16. Postingan yang dalam dari seorang santri

    ——————
    komentar yang dalam sedalam pribadinya bani Aceh

  17. sombong itu banyak jubahnya …

    – terkesan menghormati padahal sesungguhnya sedang memaki
    – terdengar rendah hati padahal tengah mengharap dipuji
    – rela tampil bodoh padahal egonya tengah berusaha menggurui
    – ingin dikira mengasihi padahal nafsunya sedang menghakimi
    ahai…sombongnya diri ini sudah diketahui tapi masih saja jubahnya diganti…

    Ya Allah…Ya Rabb… sudilah Engkau mengampuni sombong dan angkuh kami selama ini… amin.

    ——————-
    aaaarhh tak kuat membaca komentmu.. (akututpi saja wajahku karna malu) tapi tiba2 kuliat dari balik lobang jari , ya Rabb kabulkanlah doa’nya

  18. Katanya syetan itu takut dengan tidurnya orang shaleh karena begitu bangun orang tersebut akan menyembah Tuhannya.

    Sedangkan syetan senang kepada orang lalai yang sedang shalat karena setelah shalat dia akan dengan mudah lalai kembali.

    **kan udah dibahas ya diatas**😀

    ————
    meski dah dibahas, bahasmu yang paling menarik… kekekek xwoman, se-x orangnya (buru2 dikasih strip)🙂

  19. Raja Iblis biar sombong, tapi berkerudung…😀

  20. Raja Iblis biar sombong, tapi berkerudung…😀
    Tanpa kerudung, dia tidak lebih dari “kegelapan”.
    —————–
    hmmmm maksudnya dunia gelap adalah alamnya…. hmm tapi aku suka gelap2 mas gimana yaa?

  21. menggariskan kebenaran berdasarkan kesukaan/preferensi diri sendiri termasuk sombong nggak ya? :p

    ————
    ah bisa aja kau senja, tiba-tiba sadarku pada kesenjaan

  22. Iblis aja kok repot ??🙂

    *bercanda ditengah pembahasan yang mendalam

  23. kesombongan memang salah satu yg di hembuskan setan kepada manusia agar manusia masuk neraka.. maka hati2lah dengan kesombongan, karena manusia tidak pantas sombong dihadapan Allah swt..

    yuk kita lawan setan…

  24. @SDY bener iblis kok repot, wong kadang kita sndiri mewujud ya?

    *pura2 serius ditengah canda yang bikin tak repot”🙂

  25. jadi inget quote di Devil’s Advocate,, kata Iblisnya,,

    “Vanity, definitely my favorite sin”

    dan setuju,, satu satunya yang punya hak untuk sombong cuma Allah,,🙂

  26. wah … oom raib bakalan seneng dibahas disini … hehehe

    eh sorry … aku OOT ya …😀

  27. @MA
    hmmm betul makasih… kita diingatkan dan semoga sombong hanya sebuah wacana saja tidak seperti korupsi ya wacana yaa laksana…

    @jurig (kudu login)🙂
    oom raib (rajaiblis?) iaa tapi dia takut sama ayat kali jadinya belum kemari… eh aku yang sorry, OOT aja pura2 gak ngerti neh…

  28. @kurt

    halaahhhh … semproul …
    masih aja ada manusia yg berpikiran kalo iblis takut ma ayat …
    mo milyaran kali dibaca sampe bibir lepas ya tetep aja gak ngaruh …
    lah .. wong yg nyiptain ayat aja dilawan dan dibantah, apalagi cuma sekedar penggalan ayat …

    TANTANGAN:
    bagi siapa saja yg punya AYAT SAKTI …
    silahkan bikin mampus rajaiblis dg ngebaca ayat mulai dari beduk subuh sampe beduk subuh lagi …
    terus begitu sampe ajal menjelang …
    kalo tuch AYAT emang sakti … mending JADIKAN saja AYAT sebagai TUHANMU !


    @santribuntet
    thx for discuss me at ure blog …

    note:
    human … come … come to me … come to Neraka Jahanam !

    wakkakkaakaaa …

  29. baru baca judulnya dah diusir ma penjaga warnetnya. Besok deh lanjutin lagi.

  30. terus knp manusia kaya iblis yaaa, sombong banget gitu loh
    contoh nya orang kaya yang sombing dengan kekayaannya

  31. eh, setan lo!!

  32. Iblis sombong karena merasa lebih tinggi dari manusia kan?

    Manusia merasa lebih tinggi dari Iblis nggak ?

  33. Pertanyaan:(1) Apa hakekat tugas manusia?, (2)Apa hakekat Tugas Iblis? (3) Apa hakekat tugas Malaekat?

    Asumsi: Sepertinya mausia tidak ditugaskan melawan iblis. Namun iblis ditugaskan menggoda manusia. Tentu manusia tidak akan sanggup menggagalkan tugas iblis.

    Pertanyaan ke dua: Jadi siapa yang dapat membantu manusia ?(sebab manusia hanyalah mahluk yg hanya menerima konsequensi dari tugas iblis)

    Asumsi: Hanya kepada ALLAH sajalah manusia dapat berserah diri, dengan harapan dikirimkan tentara ALLAH (Malaekat) sebagai bala bantuan kepada manusia.

    Asumsi: Manusia di beri anugrah untuk MEMAKNAI sesuatu sedang Malaekat dan Iblis mungkin lebih pada tindakan mekanistis.

    Asumsi: mungkin ada korelasi antara (sebenarnya secara positioning manusia sudah berada dalam keberadaan) “BERSERAH DIRI” dengan “ABILITY UNTUK MEMAKNAI”.

    Kesimpulan: mungkin variable akhir yang dapat dimunculkan adalah “SABAR” berkorelasi dengan “ABILTY UNTUK MEMAKNAI”, sehingga diperoleh result IHDINAS SIROTOL MUSTAQIEM. (Men/ter-ceburkan ke dalam SAMUDERA AL FATEHAH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: