dadiwongenomblikenasobud

Adu Pengalaman Rohani

In Ibadah, Pengalaman Rohani, Supranatural on 14 November 2007 at 2:42 pm

Salah satu ajaran nabi palsu atau komunitas baru yang bertentangan dengan Nabi versi kitab-kitab suci agama-agama dunia adalah ajaran yang melawan inti ajarannya. Contoh dalam agama Islam, pengalaman rohani Nabi Muhammad saw adalah Shalat. Namun bagi nabi palsu, shalat adalah ajaran yang tidak wajib diikuti dan dilaksanakan.

Sebuah agama, pastilah ada ritualitas tertentu sebagai bentuk hubungan spesial antara si makhluq dengan Penciptanya. Jika agama kemudian tidak memiliki ritualitas, tentu diragukan sebagai sebuah agama. Di samping itu, adanya kitab suci sebagai wahyu merupakan syarat mutlak sebuah agama itu berdiri. Kitab suci inilah yang menjadi titik sentral ajaran yang harus dipedomani.

Salat dalam agama Islam, sebagai salah satu inti ajaran yang sangat mudah dan singkat dalam mempelajarinya. Namun kemdian digugat oleh para penyebar ajaran-ajaran baru. Misalnya yang baru-baru ini dipegang oleh Ahmad Mushadeq dan kawan-kawan serta Lia Aminudin dan komunitasnya.

Menurut kedua aliran baru itu, shalat tidaklah diwajibkan. Adanya pernyataan itu, sangat masuk akal dan didukung oleh sebuah pengalaman rohani yang didapatnya. Misalnya Ahmad Mushodiq mendapatkan ajarannya hasil dari berkhlawat (menyepi) selama 40 hari. Demikian juga yang terjadi pada Lia Aminudin juga pada aliran-aliran baru lainnya.

Shalat yang mula-mula diperintahkan Allah pada Nabi Muhammad saw adalah hasil dari pengalaman rohani berupa peristiwa Isra’ dan Mi’raj. Peristiwa ini didukung oleh fakta-fakta yang sangat kuat (shahih) oleh para sahabat-sahabat Nabi yang terpercaya hingga dibukukan dalam buku-buku hadits.

Pada perkembangan selanjutnya, ajaran hasil dari pengalaman rohani Nabi ini dilaksanakan sebagai sebuah kepatuhan seorang hamba kepada Penciptanya. Namun kemudian entah bagaimana banyak yang menentang dan berusaha menghilangkan ajaran Nabi ini. Penentangan ini pun didukung oleh pengalaman rohani juga.

Dari posisi ini, jelas sekali mana pengalaman rohani yang harus diakui dan diikuti. Tentu saja pengalaman rohani Nabi menjadi hal patut diikuti dari pada pengalaman rohani siapapun. Sebabnya jelas jika ajaran shalat sebagai hasil pengalaman rohani Nabi harus disampaikan kepada umatnya sebagai bentuk peribadatan. Namun pengalaman rohani yang dialami oleh orang-orang setelahnya, tidak harus disebarkan kepada publik. Cukuplah sebagai pengalaman rohani untuk dirinya sendiri.

Pengalaman rohani para Nabi-nabi sebelum Muhammad saw juga diakui sebagai pengalaman rohani yang disyahkan dalam kitab-kitab sucinya. Kita bisa membaca riwayat pengalaman rohani para Nabi dalam kitab-kitab besar: Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur’an. Hampir semua kitab ini antara satu dan lainnya tidaklah bertentangan. Bahkan adanya Nabi-nabi itu sudah terekam dalam ayat-ayat atau syair-syair yang bernilai sangat tinggi sebagai wahyu.

Singkatnya, pengalaman rohani antara Nabi dan orang-orang baru yang dikatakan sesat oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, rupanya akan terus berkelanjutan. Sebagaimana pengalaman rohani akan terus-menerus mewujud pada tiap-tiap individu dalam tiap-tiap agama. Tinggal bagaimana kekuatan seorang pengikut agama ini, jika mendapatkan pengalaman rohani apakah akan memproklamirkan dirinya sebagai nabi baru atau tidak.

Karena itu, kepada kita yang tidak mendapatkan pengalaman rohani itu, tinggal memilih apakah mau mengakui pengalaman rohani Nabinya sebagai sebuah ajaran yang valid, ataukan dengan mengikuti ajaran baru hasil dari pengalaman rohani orang-orang biasa yang mengkalain dirinya Nabi juga. Hal itu terserah masing-masing individu.

Kalau Anda mau tanya saya, tentu saya mau pilih pengalaman Nabi yang asli dong. Pengalanan rohaninya dibimbing secara langsung oleh Yang Maha Kuasa, sementara pengalaman rohani selain Nabi, meskipun bisa terbang, bisa menebak hati manusia, bisa meramal jitu, bisa menghilangkan pesawat terbang seperti David Cooperfield, atau bahkan bisa pergi ke Eropa dalam waktu semenit, tetap saya tidak akan ikuti. Tapi jika sampean mau mengikuti ajaran nabi-nabi palsu itu, ya monggo saja. Saya bukan MUI, bukan pula Lembaga penilai aliran sesat atau pun bukan pengidap “alergi” pada orang yang beda pendapat. Akhirnya, Tuhanlah yang Maha Tahu™.

—— UP DATE ———

Berdasarkan masukan dari kang Agorsiloku, dari komentar di bawah ini, maka keyakinan sayapun sama. Bahwa jika tertulis di artikel ini ‘pengalaman rohani’ Nabi Muhammad saw itu bukan rohani semata tetap ruh dan badan. Jadi peristiwa Isro Mi’roj itu merupakan pengalaman jasmani dan rohani. Makasih diingatkan.

Saya tidak hafal dalil-dalilnya, hanya bisa merujuk berdasarkan pendapat ulama dari berbagai kitab tafsir. Salah satunya, Tafsir Imam Ibnu Katsir menulis:

Jumhur ulama (ulama kebanyakan) sepakat bahwa isra mi’raj itu merupakan perjalanan ruh dan jasad (badan). Dalam keadaan sadar dan bukan dalam keadaan tidur.

Dasarnya adalah ayat yang diawali dengan lafadz “subhana” سبحان. Menurut para ulama, kata subhana ini, untuk menggambarkan sebuah peristiwa yang luar biasa (sulit ditembus akal?). Jika dalam kondisi tidur, maka peristiwa itu bukan masuk kategori yang luar biasa.

  1. PERTAMAX!!!😆

  2. wah… udah cerita panjang lebar, kesimpulan nya : TERSERAH SITU AJAH…

  3. bener sih mas, kalau sekedar aliran boleh2 aja asal inti ajarannya sama, tapi kalo dah nabi palsu ya gak bener tuh

  4. yang penting ya jgn mau diboongin aja…hihihihhi

  5. Menurut pemahaman awam saya, Mas Kurt, yak, agama adalah sebuah dogma yang diyakini keberannya oleh para pengkikutnya tanpa harus melewati tahapan2 ilmiah. Ibadah shalat yang dicontohkan oleh Nabi akhir zaman (Rasulullah) yang kemudian *halah sok tahu nih* dilanjutkan oleh para kyai dan ulama’ sudah cukup membimbing rohani sebagai dogma yang akan menuntun rohani saya menuju jalan kebenaran. Moga2 nih bisa ikut kecipratan ilmunya para santri, termasuk dari Mas Kurt, agar bisa istiqomah dalam menjalankan ajaran2-Nya. OK, salam.

  6. Pengalam rohani adalah guru yang paling utama . . . . hehehe……

    semoga dengan pengalaman rohani bisa menambah keyakinan dan keetaqwaan kita thd Allah SWT.seperti yang diharapkan

  7. Pengalaman rohani adalah guru yang paling utama . . . . hehehe……

    semoga dengan pengalaman rohani bisa menambah keyakinan dan keetaqwaan kita thd Allah SWT.seperti yang diharapkan

  8. Pengalaman rohani adalah guru agama yang paling utama . . . . hehehe……

    semoga dengan pengalaman rohani bisa menambah keyakinan dan keetaqwaan kita thd Allah SWT.seperti yang diharapkan

  9. Tapi nabi palsu itu kan masih menyisakan satu jenis shalat yaitu : shalat tahajjud…
    Kabarnya kalo tentang shalat ini menurut dia (si nabi palsu) karena fase shalat 5 waktu seperti kita di jaman ini belum waktunya… jadi dia lagi nunggu isra mikraj versi alirannya tentu …🙂

  10. Btw, darimana tahu kalo pengalaman nabi itu memang asli dari Tuhan?

  11. Maaf, mas Kurt. Saya belum ngerti tentang sholat.
    Dalam ajaran agama saya juga pernah disinggung bahwa nabi palsu akan datang ke dunia. Dan itu menandakan akhir jaman.

    Yang penting kita berpegang erat pada kebenaran sebagai penerangan hidup kita.

  12. […] Antara Syariat Syekh Siti Jenar & Wali Lainnya Terinspirasi oleh Tulisan Danalingga yang menarik tentang masalah Syahadat Siti Jenar yang dikaitkan dengan merebaknya aliran sesat. Tulisan ini sequel dari tulisan sebelumnya. […]

  13. Novee
    Selamat Nop!

    Novee
    Ya iya lah terserah, wong aku tidak biasa bilang Pokoke™ haru!

    andrias ekoyuono
    Gak tertarik jadi “nabi palsu”

    cewektulenkebangetan
    Kalau yang mbohongin saya gimana Jeng?

    Sawali Tuhusetya
    Bisa aja bilangnya pemahaman awam…. kalau awamnya saja pendapatnya sebegitu bagus. Saya malah gak nyampe pak ke situ.

    Bachtiar
    Emang Bahtiar sudah punya pengalaman rohani ??

    Herianto
    Setelah isra mi’raj terus nanti sholatnya 50 kali enggak pak??

    danalingga
    Dari man ya… eee aaa uuu eee… **glagepan on**
    Jawaban sementara: Ya dari wahyu (quran) ya dari informasi kitab Taurat, Zabur, Injil (pra quran), ya dari Pengakuan Nabi sendiri, didukung oleh Sahabat Abu Bakar (tentang peristiwa Isra Mi’raj).

    Hanna
    Kalau tidak salah, di ajaran kita juga, bahwa ini merupakan tanda-tanda akhir zaman….

  14. Saya kira adu pengalamaan antara orang yang bernama Rohani. Kekekekek..😀:mrgreen: (becanda yang ini).

    Wah, kalau setiap orang yang mengalami pengalaman rohani langsung ngaku-ngaku sebagai nabi, maka akan banyak ya nabi-nabi palsu… ? Nah, kalau sudah begitu, bikin saja mr Kurt adu pengalaman rohani beneran. Ada dewan jurinya, dan tentu ada hadiahnya.😀

  15. Wah…. kalau begitu bikin acara di TV mirip Indonesian dodol Idol versi “pengalaman rohani”, terus dipilih lewat poll SMS. Siapa mau ikut??? Huehehehe…:mrgreen:

  16. Mas Kurt Z, saya percaya betul (meyakini) perjalanan Nabi menuju Sidratul Muntaha adalah perjalanan, sebuah perjalanan dahsyat sampai ke suatu tempat yang agung.

    Sampai sekarang saya tidak berani menyebutnya sebagai perjalanan rohani karena saya khawatir ini mempersempit pengertian seolah yang berjalan adalah perjalanan rohani. Saya memahami perjalanan ini adalah sebuah perjalanan totalitas dari wujud fisik Nabi dengan segala perangkatnya.

    Mohon pencerahan…..

  17. Sudut pandang “pengalaman rohani” di artikel menarik, mengingatkan kami pada pelajaran Psikologi Agama.

    Kalau Anda mau tanya saya, tentu saya mau pilih pengalaman Nabi yang asli dong. Pengalanan rohaninya dibimbing secara langsung oleh Yang Maha Kuasa, …

    Masalahnya, Nabi palsu beserta para pengikut mereka pun menganggap dia Nabi asli (dan sebagian diantara mereka pun merasa dibimbing secara langsung oleh Tuhan). Bagaimana cara menyadarkan mereka yang sesat itu?

  18. Menurut aku sih sebenernya semua orang berhak memilih keyakinan mereka masing2. Tapi kalo mau bikin agama baru, jangan campur2 kayak es gitu ngapah? bikin dong agama yg BENER2 baru! Contohnya si Lia Edan itu, nyampur2 agama Islam dan Kristen. Capek dehh..

  19. mungkin saja pengalaman rohani yang mereka (lia eden dan Mushodeq) dapatkan berasal dari jin, setan atau sebagainya yang memang tugasnya untuk menghasut manusia, sehingga manusia menjadi takabur dan merasa bahwa dirinya bukanlah lagi manusia biasa… dan kalaupun memang benar pengalaman rohani mereka berasal dari sumber yang benar (malaikat) itu mungkin untuk menguji kekuatan hati dan iman manusia dengan segala kelebihan yang dimilikinya bagi yang kuat dan tahan uji menjalaninya mungkin semakin bisa menambah keimanan dan ketakwaan mereka.
    Kita bisa lihat para kiai-kiai yang tetap hidup sederhana sebagaimana manusia lainnya tidak mengaku-aku telah mendapat wahyu atau menjadi nabi meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa mereka memiliki berbagai kelebihan…

  20. Mengenai tingkat validitas pengalaman rohani nabi-nabi (asli maupun palsu), saya mah gak punya kapasitas tuk menilai… tapi kita dapat mengkritiknya melalui tindakan2 nyata yg telah mereka lakukan, misalnya:

    1. apakah pantas orang yang suci rohaninya mencatut uang jamaahnya dengan jumlah yg cukup besar.

    2. apakah pantas orang yang telah mendapatkan pengalaman rohani yang tertinggi mencerai-berai kehidupan keluarga jamaahnya (misalnya dengan menyuruhnya melawan orang tua).

    3. apakah pantas orang yang menekuni jalan spiritual melakukan tindakan yang membahayakan orang-orang yg tak bersalah (seperti misalnya bunuh diri massal, serangan gas sarin di jepang, dll).

    Jadi menurut saya, mengamati tindakan konkret yang telah mereka lakukan merupakan cara terbaik untuk mengkritisi validitas pengalaman rohani mereka.

  21. Para pembeli buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
    ISBN:978-979-17824-0-1/barcode

    1. Bapak Dedi S.Panigoro/ Holding PT MEDCO GROUP,Eksplorasi Minyak dan Metanol
    Jl Ampera Raya no.20, Gedung MEDCO
    Jakarta Selatan
    Jumlah pemebelian : 50 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

    2. Bapak. Cardiyan HIS
    President & CEO SWI Group
    Jl. Balai Pustaka Timur no. 13,
    Rawamangun, Jakarta Timur
    Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

    3. Bpk Syarif Ubaidillah/Oebay/wartawamn Media Indonesia
    Jl Dewi Sartika no.18 Rt 01/RW 02,Gang Masjid Al Himmah
    ,Cipayung,Ciputat,Tangerang
    Jumlah pemebelian : 20 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

    4. Bpk Anwar/PT. Indoglobal International(penjual alat security dan alat2 spionase intelijen )
    Komplek Taman Kebon Jeruk
    Blok AA IV No. 35
    Jakarta 11650
    Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

    5. Bpk Bpk Rizqi Andre/Dosen Tatanegara UPN Surabaya
    jalan penataran no.17 pacarkeling-surabaya-jawa timur.no.HP: +62081-793-300-09
    Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN

    6. Bpk Najib S Munir/ LSM-FSAS Jepara, Jalan Sidodadi No. 02 Pecangaan Kulon Pencangaan Jepara,
    2 buku

    7. Murid Kyai Toha ,Jombang
    Beli 2 buku

    8. Kepada Yth :
    Bpk. Ghorib,Kalimantan , Mau nambah pesanan 50 beli buku,UNTUK Area Kalimantan

    9.Toni,Perumahan TukumIndah blok Y no.2
    Lumajang,5 buku

    Promosi Buku :SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
    Kover Kover Belakang dan Depan Buku Pewayangan Kresna, Gatotkaca dan Kayon

    Tebal Buku: 110 halaman, Ukuran Buku : 15cm X 21 cm, Harga Buku : Rp 20.000,—
    Ringkasan Buku : Buku yang ada di hadapan Anda adalah sebuah Mozaik pertemuan tradisi – tradisi besar yang berkembang di Nusantara dan Dunia sebagai bentuk perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk ) serta kumpulan wisik ghoib yang diterima oleh sahabat-sahabat kita yang menekuni tasawuf tetapi dalam pencarianNya terhadap Tuhan yang transenden, mereka tetap concern dengan kondisi Sosial yang berkembang di Nusantara Indonesia. Dalam berbagai Kitab Suci disebutkan akan adanya suatu era Kemakmuran dan Keadilan yang datang menjelang akhir zaman, tanpa menyebut determinisme waktu hal itu akan terjadi. Tetapi cukup untuk memperingatkan kita bahwa ketika menghadapi kondisi sosial yang carut marut, semua insan mengharapkan adanya perubahan kondisi yang lebih baik dari saat ini. Sementara sumber daya Indonesia dijadikan ajang perebutan negara-negara lain, dan kita dibiarkan menjadi konsumen tanpa memiliki kemampuan mengolah dan mendapatkan nilai tambah. Buku ini akan memberi panduan dan jalan yang akan ditempuh untuk menggapai
    tanpa mengesampingkan keberadaan elemen kebangsaan yang lain. Tetapi mengajak kita larut dalam dunia introspeksi dan kontemplasi untuk menjadi sumber inspirator bagi masyarakat Indonesia yang mampu membawa Indonesia menuju Mercu Suar Dunia. Sehingga meningkatkan rasa percaya diri dan nasionalisme kebangsaan di tengah pergolakan era globlalisasi yang di dominasi oleh materialisme dan kapitalisme global. Semoga dengan selesai ditulisnya buku ini per 3 Maret 2008, Buku ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh kalangan untuk menggugah semangat keadilan, kebangsaan dan mendapatkan pencerahan yang sejati. Juga diambil hikmahnya untuk membangkitkan semangat spiritual di setiap agama dan meningkatkan sumber daya manusia untuk mencapai Indonesia mercu suar dunia. Buku ini berisi wisik ghoib yang diterima oleh Winasis mengenai Satrio Paningit dan kondisi Nusantara saat ini serta penjelasannya, juga berisi anjuran sikap yang mesti dilakukan oleh setiap orang di saat Nusantara ditimpa bencana bertubi-tubi. Munculnya bencana di nusantara dan masalah-masalah Kebangsaan yang tak dapat teratasi merupakan tanda-tanda munculnya Satrio Paningi. Kajian Ilmiah dan Rasional Tentang Hadits Kemunculan Imam Mahdi (simbol Negara Timur) dan Isa (simbol Negara Barat ) Siapapun Orangnya yang mempelajari Hadits munculnya imam Mahdi akan berkesimpulan datangnya ditandai dengan perang Internasional- terjadi Krisis BBM atau rebutan ladang Minyak- kasus Iraq, Afganistan, Iran dan ketika tiap orang yang di timur dapat berhubungan dan melihat apa yang terjadi di barat dengan sekejap mata- munculnya teknologi telekomunikasi 3G yaitu Wideband-CDMA-komunikasi suara dan tampilan layar sekaligus. Dalam kitabnya Joyoboyo disebut: Satrio Paningit bakal jumedul ana antarane mandura wetan (pulau Madura) lan manduro kulon ( desa Matokan, Kabuh, Jombang) , merupakan wilayah Jawa Timur. Tasawuf ideal adalah tasawuf berdasarkan universalitas keagamaan yaitu berdasarkan ajaran para nabi yaitu 124.000 nabi yang tersebar di berbagai suku bangsa di dunia denan inti akhlakul karimah, membela yang tertindas dan menegakkan prinip keadilan. Perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk. Dalam kitab Sutasoma karangan mpu Tantular.
    Daftar isi :Bab 1: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 2,Bab 2: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 1, Bab 3: Bumi Nusantara Menanti Bocah Angon,Bab 4: GORO-GORO INDONESIA.,Bab 5: Sumatera, Raja Jayanegara dan Diplomat Adityawarman, Bab 6: Tahun 2012 Bumi akan dihancurkan kembali, Bab 7: Pandangan Perspektif Geopolitik: Nusantara dan Majapahit, Bab 8: Siapakah Imam Muhammad bin Hasan Al Askari, Bab 9: Satrio Paningit : Antara Bima, Semar dan Saudara Kembar Baladewa dan Kresna, Jawa Timur: Mandura Wetan dan Manduro Kulon, Bab 10: Kajian Tafsir Huruf Muqota’ah dan Mulla Shadra : Pandangan Siti Jenar dan Husain ibnu Mansur al-Hallaj dalam Manunggaling Kawulo Gusti, Bab 11 Sholat dan Manunggaling Kawulo lan Gusti MaknaTerdalam Huruf Ba – Saripati Fateha, Bab 12: Islam , Pewayangan Jawa dan Langit Lima sebagai Cerminan Kondisi Nusantara, Bab 13 : Makna Pluralisme Dibalik Surat al Waqiah dan Surat Yasin, Bab 14 : Tokoh Sufi dalam Universalitas Keagamaan Bab 15: Musik Dalam Islam ,Yunani dan Hindhu, Bab 16: Ajaran Nabi Muhammad tentang mencapai Kun/ Ismul Adzhom/ Dhunatamak/ Nama Tak Tertulis Tuhan/ Irama Ilahi, Bab 17: Tasbih Para Malaikat Langit dan Semar Punokawan, Bab 18: Dialog antara Semar dan Rsi Drona, Bab 19 Rokaat Terakhir : Kunci akhir Al Waqi’ah/ Goro-Goro , Puisi Para Pencinta, Kajian Kebangsaan dari Poros Poros Langit dan Intelektual, Sarasehan Budaya Kembali ke Jati Diri Bangsa: Belajar dari Dinasti Majapahit.,Tentang Gajah Mada dan Desa Matokan, Kabuh, Jombang . Lintang Kemukus telah muncul makanya sholat dan Doa Pejuang Keadilan dan Kejayaan dilakukan untuk antisipasi saat ini dan menjelang 2012, sekilas tentang Syek Subaqir atau Muhammad al Baqir, Wirid Harian untuk Hajat dan Rizqi dari Syekh Subaqir.

    Referensi Pustaka :

    1. Insan Kamil, Syeikh Abdul Karim al Jaili, Pustaka Hikmah Perdana, 2005
    2. Bhagavad Gita as It Is, Sri Srimad A.C Bahktivedanta Swami Prabhupada, Hanuman Sakti, 2000
    3. Tafsir Nurul Quran, Allamah Kamal Faqih, Al Huda, 2006
    4. Hakekat Sholat, Imam Khomeini, Misbah, 2000
    5. Makrifat Ibadah,Sayid Haydar Amuli,Serambi, 2008
    6. Ensiklopedi Wayang Purwa, Drs Suwandono, Ditjen Kebudayaan Departemen P & K,
    7. Ensiklopedi Tematis Spiritualitas Islam, Prof. Seyyed Hossein Nasr, Mizan, 2003
    8. Suluh Sant Mat, Maharaj Charan Singh,Yayasan Radha Soami Indonesia, 1996
    9. Tafsir Surat Yasin, Prof .Mohsin Qiraati, Cahaya, 2006
    10. Biografi Politik Ali Syari’ati, Prof.Ali Rahnema, Erlangga, 2000
    11. Ajaran dan Kehidupan Spiritual Ibnu ’Arabi, Stephen Hirtenstein, Murai Kencana, 2001
    12. Citra Bima, Drs. Woro Aryandini, Universitas Indonesia, 2000
    13. Kitab Negara Kertagama, Dr Bambang Pramudito, Gelombang Pasang, 2006
    14. Imam Mahdi, Proses Gerakan hingga Era Kebangkitan, Prof Ali al Kurani, Misbah, 2004
    15. website ,Sejarah Jambi
    16. Tafsir Sejarah Nagara Kretagama, Prof.Dr.Slamet Muljana, LKIS, 2006
    17. Acara lokakarya Shalat sebagai Mi’rajnya Orang-orang Beriman, 6 Oktober 2004, di Jakarta Islamic Center
    18. Husain bin Manshur al Hallaj, Prof. Louis Massignon, 2000, Serambi
    19. Manifestasi Ilahi, Mulla Shadra, Pustaka Hidayah, 2004
    20. Wisik-wisik Ghoib dari winasis Poros Langit dan Intelektual Independen yaitu kyai Turmudzi dkk
    21. Kitab Bait Joyoboyo, Raja Kediri,
    22. 14 Manusia Suci, Fatih Guven, 1996
    23. Majalah Cempala,Semar,1994
    24. Serat Siti Jenar, Tan Khoen Swie, Kediri,1922
    25. Website,Naqshabandi Haqqani, United state of America
    26. website, Atlantic Geology of Prof.Aryo Santos
    Distributor Tunggal Buku :
    Info Pembelian Buku dapat dibeli di:
    Bustanus/Mimi Oktiva di Warnet Nusantara-Jayanegara, Jl. Jayanegara 11/17 Jombang-JawaTimur,
    Telp 0321 862137 atau sms/telpon di HP: 0818 08052575

  22. intinya kita harus berbuat yang terbaik…………………………………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: