dadiwongenomblikenasobud

Ramadhan ngaji di mana?

In Dunia Pesantren, Kajian Kitab on 30 August 2008 at 5:18 pm
Baca kitab itu kaya nyari kutu kecil2 gak ada harokatnya..

Baca kitab itu kaya nyari kutu hurufnya kecil-kecil gak ada harokatnya lagi..

Dulu waktu masih di pondokan, ikutan santri mengaji kitab “kuning” yang isinya  seputar tauhid, fiqih, tafsir, hadits dan lain-lain. Semua santri dan warga buntet mengikuti kegiatan ini tanpa ada yang protes. Bahkan tidak mengikuti juga tidak apa-apa. Terbukti saya sendiri paling2 hanya satu kyai dua kitab yang diikuti seperti ngaji di KH. Abdullah Abbas.

Alasanya di asrama kyai Dulah ini, banyak santri wanitanya😀 maklum waktu masih bujangan loh. Kebanyakan santri di asrama itu dari Jakarta. Saya waktu kecil sering terobsesi dengan yang berbau Jakarta.

Nah menjelang ramadhan ini, saya lagi cari-cari ngaji “pasaran” dimana. Di Buntet sendiri sudah siap baik jadwal maupun judul-judul kitabnya. Lah, PBNU mau mengadakan Ngaji kitab bersama Kiai”  Sempat gak sempat saya harus mencatat jadwalnya dulu, kali aja ada saat dimana saya bisa mengikutinya.  Inilah kutipan jadwalnya

PBNU Sambut Ramadhan dengan “Ngaji Kitab Bersama Kiai”
Sabtu, 30 Agustus 2008 03:39

Jakarta, NU Online
Momentum Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkat harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Berbagai macam kegiatan keagamaan diselenggarakan untuk meramaikan bulan suci ini.
……….
Seperti tahun-tahun yang lalu, LDNU juga menyediakan takjil dan menyelenggarakan tarawih berjamaah dengan 20 rakaat yang selama 1 bulan akan menghatamkan Al-Quran.

Berikut jadual “Ngaji Kitab Bersama Kiai” yang akan dimulai setiap pukul 15.30-17.30 di Musholla PBNU.

1. Rabu, 3 Ramadhan, Pembukaan oleh KH Hasyim Muzadi dengan tema “Kitab Kuning sebagai Referensi Hukum Islam: Perspektif Otoritas dan Otentitas”
2. Kamis, 4 Ramadhan,
KH Makruf Amin, Puasa Ramadhan:Tinjauan Historis, Syariat dan Hikmahnya
3. Jum’at, 5 Ramadhan, Prof Dr KH Tolhah Hasan, Adat dan Tradisi dalam Syariat Islam “Reinterpretasi Sunnah dan Bid’ah” (1)
4. Sabtu, 6 Ramadhan, Prof Dr KH Tolhah Hasan Adat dan Tradisi dalam Syariat Islam “Reinterpretasi Sunnah dan Bid’ah” (2)
5. Ahad, 7 Ramadhan, Prof Dr KH Nasaruddin Umar, Perempuan dalam Hazanah Kitab Kuning “Pendekatan Tekstual dan Kontekstual”
6. Senin, 8 Ramadhan, Dr KH Said Aqil Siradj, Tasawuf dan Sufi: Doktrin, Praktek dan Penyimpangan (1)
7. Selasa, 9 Ramadhan, Dr KH Said Aqil Siradj, Tasawuf dan Sufi: Doktrin, Praktek dan Penyimpangan (2)
8. Rabu, 10 Ramadhan, KH Masdar F Mas’udi MA, Optimalisasi Pemakmuran Masjid sebagai Tempat Ibadah dan Gerakan Sosial (1)
9. Kamis, 11 Ramadhan, KH Masdar F Mas’udi MA, Optimalisasi Pemakmuran Masjid sebagai Tempat Ibadah dan Gerakan Sosial (2)
10. Jum’at, 12 Ramadhan, Dr KH Mashuri Naim, Kutub Mu’tabarah dan Manhaj Istimbathul Ahkam (1)
11. Sabtu, 13 Ramadhan, Dr KH Mashuri Naim, Kutub Mu’tabarah dan Manhaj Istimbathul Ahkam (2)
12. Ahad, 14 Ramadhan, Prof Dr Masykuri Abdillah, Ijtihad dan Bermazhab: Otoritas Aimmah al Madzahib al Arba’ah sebagai Mujtahid Hukum Islam (1)
13. Senin, 15 Ramadhan, Prof Dr Masykuri Abdillah, Ijtihad dan Bermazhab: Otoritas Aimmah al Madzahib al Arba’ah sebagai Mujtahid Hukum Islam (2)
14. Selasa, 16 Ramadhan KH Saifuddin Amsir, MA, Fiqih al Ikhtilaf: Sebab-sebab Munculnya Ikhtilaf dan Cara Mensikapinya (1)
15. Rabu, 17 Ramadhan, KH Saifuddin Amsir, MA, Fiqih al Ikhtilaf: Sebab-sebab Munculnya Ikhtilaf dan Cara Mensikapinya (2). (mkf)

——–

Masih terkenang juga saat setelah kembali dari ngaji, biasanya setelah di kamar sendirian saya putar lagu umi kalthoum. Dan lagu favorite ini adalah “alf laila walaila” (Seribu satu malam)

  1. weleh, lagunya asyik tuh pak ustadz… ngaji bareng yuk pak, tapi saya diajari.. he🙂

  2. dulu, waktu tinggal di kampung, telinga saya masih sangat akrab dg suara orang mengaji kitab kuning ketika menjelang berbuka dan usai shalat subuh, mas kyai kurt. dari ramadhan ke ramadhan, agaknya sudah banyak yang berubah. telinga saya jarang lagi mendengarkan orang mengaji kitab kuning. saya suka dengan tafsirnya yang khas bahasa jawa. biasanya dilakukan oleh kyai2 sepuh. kini, paling2 saya hanya bisa ikut tadarusan bersama di mushalla terdekat, mas. mudah2an bisa istiqamah, amiin.

  3. Kalok mau taraweh, jangan lupa nyari mesjid nyang ndak ada kuburannya….

    ***ha…ha…ha….***>/i>

  4. ngaji bondho kuping thok, yang penting guru mau mendoakan supaya ilmunya barokah.

  5. Sepakat sama kang mas adipati kademangan.. -pak kurt tau info “ngaji” di surabaya?-

  6. ya gitu dong, semarak pengajian. di lamongan juga ada kajian ahad pagi. tapi cuma ahad meski dah masuk ramadhan.

    ———
    Kurt
    dimana-mana ramai ngaji, moga2 ini pertanda baik ya mas….

  7. Insya Allah di BI aja ato di kamar.. sendiri ajalah, biar khusu’ kl rame2 biasanya *saya* malah jd ngobrol.. susah2 cari waktu buat kumpulin bekal akherat di bulan spesial jgn sampe lewat percuma hingga merugi..
    lha belum tentu tahun depan ketemu Ramadhan lg kan ya..

    ———-
    Kurt
    Duuh benar Non, kita belum tentu bisa sampe ke ramadhan berikutnya… duuh jadi nyadar deh! tq🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: