dadiwongenomblikenasobud

BuntetPesantren

Mengenai BuntetPesantren adalah tempatku menghabiskan masa-masa awal belajar. Banyak kenangan yang sulit dilupa, dan banyak yang lupa dan sulit dikenang. Karenanya saya coba mengenang kembali tempat itu dengan membuat website.

Website yang kubuat itu adalah semangat Pak H. Dhabas, salah satu kakak senior saya  untuk mendanainya. Cari-cari hosting yang murah meriah dan setelah dapat, dibuatlah dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Kebetulan teknologi CMS begitu populer dan orang yang tidak mengerti HTML atau script PHP bisa membuatnya dalam waktu singkat. Kebetulan di server provider menyediakan fantastico. Saat saya coba-coba klik and touch, jadi deh kurang dari lima menit. Akhirnya semakin kemari,  web ini makin  ramai.  Para alumni merasa terbantu dengan adanya situs itu. Bahkan orang-orang Buntet yang merantau di belahan dunia manapun bisa mengaksesnya…

Setelah berjalan satu tahun kemudian situs buntetpesantren.com dipindahkan ke buntetpesantren.org. Alasannya dot com itu kurang sopan karena sesuati “tatakrama” pemakaian “baju” situs, organisasi berbeda dengan kalangan bisnis. Karenanya, saya ubah ke domain dot org sejak 20 Maret 2008.

Menciptakan bangunan baru (homepage) semua tahu tidaklah sulit, namun merawat dan memposting tulisan-tulisan baru itulah yang menjadi kendala. Karenanya, dengan adanya tantangan situs itu, saya banyak belajar bagaimana merawat  dan memelihara situs; bagaimana mengisi tulisan dan memahami karakternya. Sungguh saya pun tidak biasa menulis, namun karena belajar sambil praktek inilah kemudian, bebarapa tulisan dalam blog ini bisa menyuplai tulsian di website Buntet.

Visi dan misi pembuatan web tersebut adalah:

  1. Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik di era teknologi masa kini dimana masyarakat pesantren adalah juga bagian dari masyarakat Indonesia dimana orang lain berhak tahu liku-liku di dalamnya.
  2. Buntetpesantren adalah pesantren tua sejak abad ke 17 M karenanya, merawat nilai-nilai lama untuk generasi selanjutnya merupakan sebuah keniscayaan.
  3. Sebagai “gudang” kekayaan intelektual yang menampung “harta ide” para santri dan alumni
  4. Bentuk dari kiprah santri untuk Indonesia yang tercinta.

Kendala yang saya temui banyak sekali. Pertama, belum banyak yang bisa berkiprah secara mumpuni karena keterbatasan situasi dan kondisi. Kedua, masih belum meratanya kemapuan teknikal di antara kawan-kawan sehingga merawat situs ini masih tertatih-tatih karenanya do it self. Ketiga, istiqomah yang belum terawat, sehingga situs itu kadang “yazid wa yanqus” baik isi maupun kapasitasnya. Keempat, masih belum terkover segala hal yang berkaitan dengan gambaran semua situs. Kelima, masih belum memenuhi harapan sebuah situs agama yang bisa menyuplai berbagai pengetahuan dan ketarampilan.

Tapi walai bagaimana, saya dan Pak Dhabas Rakhmat hanya memulai, semoga saja para akademisi di sana juga para santri dan alumni, sedikit demi sedikit bisa mengikuti gaya dunia teknologi masa kini yang serba virtual. Pembelajaran ke arah sana tentu sinerginya bisa dirasakan meski sedikit demi sedikit.

Akhirnya, hanya kepada Allah subhanahu wat’ala kita bermohon, agar diberikan petunjuk dan hidayahNya sehingga situs itu bisa bermanfaat fiddunya wal akhirah. Amin.

WEB SITE BUNTET SILAHKAN KUNJUNGI :
www.buntetpesantren.com

  1. assalamu’alaikum wr wb.
    senang sekali saya akan ke buntet pesantren untuk menghadiri anunual celebration ‘haulan’ para kiayi dan sesepuh…

    semoga momen yang tentu saja untuk memeriahkan acara tersebut yang dalam hal ini adalah menjadi komersil n bernilai ekonomis bagi para pengisi bazar memperoleh berkah….

    wassalamu’alaikum wr wb

    ——
    wa’alaikum salam ww.
    hei bocah buntet apa kabar? . mana nih blognya kita bisa saling keep in touch by articles.

  2. terima kasih sudah berkunjung ke munggur..

    baru kali ini mampir ke sini. salam kenal. pas nulis komen ini, pastilah si buntet sedang online juga, kan?

    keep blogging, man!

  3. http://69ba2d0ee36cb1ec5795c0086ded1c72-t.tvabji.info 69ba2d0ee36cb1ec5795c0086ded1c72 [url]http://69ba2d0ee36cb1ec5795c0086ded1c72-b1.tvabji.info[/url] [url=http://69ba2d0ee36cb1ec5795c0086ded1c72-b2.tvabji.info]69ba2d0ee36cb1ec5795c0086ded1c72[/url] [u]http://69ba2d0ee36cb1ec5795c0086ded1c72-b3.tvabji.info[/u] 57d8dbf9672fae6bfc1c19130368c68f

  4. buntet artinya apa?

  5. halo mas buntet … hehehe

    eh btw … emang buntet beneran … hehehe ..becanda mas…

    postingan disini asek-asek … top markotop dah …🙂

  6. @arul
    buntet?? heheh belum tahu yaa.. makanya aku berpromosi nih sambil kedip2maata…

    @pengunjung
    buntet artinya, kecil kali yaa… tapi memang bener buntet adalah salah satu pesantren tertua di Indonesia, meski kecil, tapi gaungnya menginternasional (aduuh narsis banget deh). btw orang2 di wilayah tetangga buntet pesantren menyebut buntet malah depok (wong gede ngelompok).

    @jurig (mesti login)
    hallo juga sang designer… suatu kehormatan berkunjung ke kebun hijau ini. kalau saya sih gak buntet (kecil) tapi beneran buntet karena aku santri buntet… makasih mbak designer…. punya mbak juga tak kalah hebatnya… salam

  7. kumpul nyoo teng FORSILA Ciputat

  8. pak, kalo buntet dlm bhs jawa itu artinya buntu…g ada jalan keluar…aneh ya…pesantren namanya buntet…tp unik jg😀

    ———
    hahaha… mungkin saja mbak benar artinya buntu. Soalnya, seperti di Buntet, banyak santri yang orangtuanya susah mengatur anaknya. Ketika disekolahin ke mana2 bikin masalah. Nah karena sudah buntu dibuanglah ia ke pesantrenin deh….

  9. “…Ketika disekolahin ke mana2 bikin masalah. Nah karena sudah buntu dibuanglah ia ke pesantrenin deh…” Wah Mas, pesantren kok jadi tempat pembuangan… santrinya nanti jadi apa? Kasihan pak kiyai nanti kewalahan sama para santri buangan…mmm (tersenyum)

  10. @islam feminis
    Itu dia mbak… saya saksinya banyak santri yang seperti itu… masih saja ada yang menggap bahwa pesantren itu dianggap bengkel manusia. Ya tapi alhamdulillah artinya pesatnren masih ada yang mempercayai pesantren sebagai bengkel masih ada manfaatnya…. kan daripada menganggap pesantren sebagai “sarang teroris….”

  11. @zie..
    hei siapa nih… kang Zaim tah… pasti bocah crebon yaa. AYo dong kapan saya diundang.. kangen nih ama Ciputat… mengingatkan masa lalu yaa hmmm …

  12. “Lebih baik dibilang teroris” yang ngasih lebel dan cap khan Amerika…biasa ia tidak suka ada orang yang bangkit, pengennya orang-orang sedunia itu nurut aja kepada segala perintahnya…

  13. Pak Kurt, usul boleh khan??? ….. itu lho, alamat website-nya pesantren buntet di setting ngelink ke sana, biar pembaca yang ingin tahu tinggal ngeklik alamat tersebut. Alamat pesantrennya saya link di blog saya, ya pak? Terima kasih sekali infonya.

  14. ikutan ah…aku juga buntet

  15. Wah..top dech…
    Jadi kangen Buntet euy. Awal 90-an saya menimba ilmu di sini.

  16. aku rindu berguru di buntet, mana teman-teman ku yang lain angkatan 1993
    di Asbes asrama D atau di MAN

  17. Mas kurt kapan ke Purwakarta, lagi wingi aku ning ciputat ketemu Pak H. kalau ada yang inget ning aku angkatan 1993 di MAN Fisika wong Brebes saiki meneng ning Purwakarta malah dadi Lurah segala he he hubungi aku di tlp 0812 1281 123 ya

  18. Castono
    Selamat buat mas Castono yang baru saja dipililh jadi Lurah. Aku sangat senang sekali ternyata temanku yang dulu santri biasa2 saja kini telah menjadi petugas yang luar biasa.

    semoga kepilihan Anda jadi lurah dapat membawa kebaikan, kesejahteraan dan kemajuan bagi warga kelurahan di Purwakarta… Sekali lagi selamat!🙂

    Lizmaya
    Ah senang sekali dikunjungi wanita muda berbakat menulis ini.
    blogmu bagus.. tulisane juga. tapi mau nitip koment susah … maklum lelet sekali komputer di sini…
    makasih kunjungan ke sini…

  19. Asep
    Alhamdulillah, alumni buntet sudi juga mampir ke mari… makasih ya Kang Asep sang redaktur… ajarilah aku menulis ya kang…

  20. salam untuk Ibu Sundus ya, di pwkt baik-baik aja

    @marlinah
    Salam disampaikan kepada Bu Sundus… salam balik🙂 Kayanya pernah kenal deh waktu di Buntet dulu hehe

  21. Marlinah……….. kenal karo aku? bukankah kamu dulu santrinya Kyai Mozart? eh kyai Mouza… ? kayanya aku sok akrab yaa…🙂
    Nanti aku sampaikan….ke Kang Sundus … ayo dong Marlinah bikin blog

  22. aku mah berlum pernah msantern di buntet, tapi kenal banget sama santri buntet yah karena pernah ngajar di nandjar jadi….. salam banget buat bu sundus ya

  23. Wah ketemu santri juga di dunia Blognesia.

    Webnya Matap koq.
    Sudah saatnya untuk bisa menjadi lebih bermanfaat lewat Web.
    Salut………

  24. Ralat
    ” …Webnya matap koq…”
    yang benar
    ” …Webnya mantap koq…”

  25. Oia …. sekalian hettrick.
    Sekalian kutambah link di blogku.

  26. Dengan senang hati, senang jantung, senang dada, silahkan diheatrick (bener gak nulisnya)🙂 matur nuwun melangkahkan tangannya kemari … merangkang dong yaa mbak? heheh

  27. Pak Secara tak langsung saya mengucapkan bela sungkawa.
    Sungguh Indonesia dan Islam berduka.

  28. assalamualaikum.katanya kemaren2 ada santri yang ketabrak kereta ya?terus bagaimana kejadiannya?berarti di buntet suasananya lagi mencekam yah?

    @Anwar
    wa’alaikum salam, iyaa sudah dilaporkan jeh di webnya… tapi sayang kini artikele ilang karena di crack situs kita. suasana mencekam heheh iyaa mirip film horor

  29. lam lu kum……

    saya mau nanya,,,,

    Kok namanya santri buntet sich??

    Th b4

    W3

    ———-
    @wulan
    wa’alaikum salam
    kok salamnya lucu seh… heheh🙂 iyaa soale aku juga buntet mondoke juga di buntet maka ilmuku jadi buntet🙂
    kalau kamu buntet jugakah?

  30. kang kok web buntetpesantren-e kurang greng lagi siiih tampilane… apa karena gara-gara di hack ama wong turki itu… mudah-mudahn Allah Subhanahu Wata’ala memberikan kemudahan padamu untuk memoles kembali web itu biar moncer lagi oke… kapan dong ketemuan di peninggaran… wong tetangga kok jarang ngobrol face to face (jare tukul hehehehe…) malah lebih sering sms doang… kekekekekeke salam kanggo keluarga oceh…

    @izoruhai
    heheh greng-greng-greng … kayanya sekarang sudah greng deh coba aja klik di sini

  31. kang tubi… sorry linknya salah nulis yang bener yng ini yaaa http://izoruhai.wordpress.com

  32. kang sorry pake URL yg ini yaaa

  33. selamat kang untuk websitenya. salam kenal dari kami di kebumen

    @humam
    selamat juga atas websitenya yang aduhaisemoga tetap semangat berkeringat….🙂

  34. apakabar sobat di buntet, mungkin ana sudah lama ga kesana tapi ana masih dekat dengan para guru dari buntet, gmene neeeeeeeeeeeeeeeehz ngaji bulan puasa makin seru dunkzzzzzzzzzzzzz

    @Kenz,,,
    ngaji makin seru? betul, kaya main game…

  35. Aku surtam sntrne Ny jenab Ibuny Pak H. Dhabas temen2 kapan kita kumpul? Aku rindui sama kalian semua………………………………?

    @Kenz
    waah ketemu maning ya kang… iya kapan nih bisa kumpul maning. atau bisa juga kumpul antar blog

  36. Sejauh mana keberhasil Pon-pes Buntet dalam membnagun masyarakat sekitar, dan sejauh mana Pon-pes Buntet peran politik di indonesia

  37. welgedelbeh

    Salam kenal ya…., terima kasih telah bersilaturohmi mengunjungi mulut

    Artikele sampean banyak yang mencerahkan, semoga terus istiqomah

    kapan2 ketemu lagi😛

  38. om kurt, saya masuk pesantrennya om ya?? kali aja dapet jalan ketemu Tuhan.. amin

  39. permisi… numpang liat2

  40. Assalammualikum Wr.Wb.,
    yuup Very well
    met KeNal Gw Santri Al-markazi Buntet woW situsNYe Lumayan BAgus Atawa BAgus BgT , wALAUPUN baru brapa Bulan Gw di Buntet tAPI gW bETEAh aBIs baCA kITAB kuNING aPALAGI kITAB yANG PALING gw SUKA KITAB qIROTUL u’YUN He he he

    ohhhhhhhh yaa! Kalau GA Salah Nama Buntet ITu DiamBil KArena Daerah Buntet ItU Diapit Oleh 2 Jalur Sungai Itu KAta Orang Asli BUNTet TEruuuss KAtanya LAgi dulu Sewaktu Gunung Ceremei Meletus LArva nyA itu MelewAti Daerah Buntet tapi Hanya Lewat Melalui 2jalur Sungai Itu Jadi Otomatis Buntet Ga Kena …..Trus gw nanya ama orang itu apa buktinya kata dia pada ke2 sungai tadi banyak batu-batu kali yang hasil dari larva gunung ,…..emang sih gw perhatiin banyak batu-batu kali disitu but hanya allah saja yang tau yang benar ,yUUUUUUP dah dulu yahhhhhhhhhhhhhhhhh CAPE banget Nihhhh Wasslamamm wr.wb

  41. Assalamualikum wr. wb.

    BTW, mangnya Mas Kurt badannya buntet ya? Santri buntet ?
    Seingat saya buntet itu nama daerah dan berdiri sebuah Pesantren yang terkenal di Cirebon.
    Jadi Mas Kurt itu alumni Buntet ya, kirain badan Mas Kurt Buntet alias kuntet…he..he..he..

    Piss akh..

    Wassalam…

  42. Assalamu ‘alaikum wr. wb.
    Saya minta komentar mas kurt untuk pendapat bahwa matahari mengelilingi bumi, kayak pendapatnya kaum gereja awal saja, ini dimuat dalam blognya orang cirebon yang mengaku pengikut salafy di http://abdurrahman.wordpress.com/2007/03/15/benarkah-bumi-mengelilingi-matahari/

    Wa’alikum salam wr. wb.
    >>> saya sudah baca dan ini pernah ramai dibicarakan di era blogsphere…
    menurut hemat saya :
    1. menafsirkan ayat2 itu sah2 saja. Namanya juga menafsirkan oleh mereka yang merasa ahli tafsir.
    2. Apa nilai manfaat dari memutarbalikkan fakta ilmiyah tersebut.. justru penafsiran yang dikemukakan itu hanya dari terjemah quran .. tidak ada referensi kitab2 tafsir… itulah yang saya kurang tertarik.. seolah2 ngomong dewekan. antara quran dan alam tidak akan kontradiksi yang kontra itu pasti dari pola pemahaman. Apalagi hanya dari dohir ayat saja.. padahal bahasa Arab dari kata2 lail mengitari dan lian-lain tidak dibahas…
    3. Ada ketidak jujuran di sini… Kenapa tidak mencantumkan Surat Yasin:
    وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ “dan matahari berjalan ditempat peredarannya . Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Yasin: 38) Inikan di tempat edarnya itu (porosnya)
    4. Yang jelas tafsiran itu terkesan hanya cari sensasi saja…. sepertinya inti ajaran agama porsinya kurang diminati yang diminati adalah yang bernilai sensasi…🙂
    maaf kalau salah menerangkan… dan tidak bermaksud menyinggung.
    5. Satu hal yang penting untuk mewaspadai “sembarang” tafsir adalah kita bisa belajar dari para mufassir salafusasholeh: semisal dalam kitab “tafsirul ahkam al qurthubi atau ibnu katsir” mereka dalam menafsirkan sangat lengkap dan tidak berani menafsiri sendiri, tetapi disertai dengan pendapat-pendapat penafsir lebih dahulu …. contohnya menafsiri satu ayat saja berlembar2… pembahasan dari segi apa pun

  43. ini salah satu pesantren target saya
    belum pernah saya berkunjung ke sana
    meskin banyak kawan semasa di krapyak
    mohon info
    haulnya mbah kiai kapan?

  44. sayang banget ane ga bisa hadiri haolan,alesanya ga bisa diungkapin disini.tapi siapapun yang ada pada posisi saya,pastinya juga akan bernasib sama.tapi yang pasti hatiku untuk buntet…

  45. assalam aku juga santri buntet.salam kenal kang…..

  46. Wah… santri PonPes Buntet yah..??? salam kenal

  47. eh…salam kenal ya mas.
    ( kenalan koq belakangan *senyum dikulum*

  48. Assalamualaikum…

    Lam kenal….

    Alumni buntet?waah..pasti juaaduk bgt nih!

  49. Assalamualaikum…

    Lam kenal….

    Alumni buntet?waah..pasti mas juaaduk bgt nih!

  50. Ass……???klo inget buntet jd kpngn plng ke indo.

  51. salam 3jari wat lo yg merasa jiwanya metal
    w tadinya gak kerasan mondok di buntet pi stlh w knal ma musik yg keras w tmbah betah,kayanya w pgn hidup di buntet lebih lama lg

    budak subang…………………….,,,,,,,,,,,,,,/////////…………..

    —————–
    bravo juga buat alhakim Enggak capek mas mendengar lagu2 cadas?

    bravo to buntet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: